Pembahasan Soal UKK tahun 2019/2020 Paket 2 - Simple Blog Easy Blog

Latest

Pokoknya, Semuanya Dikemas Secara Simple, Agar Easy untuk Dibaca....

16 Januari 2020

Pembahasan Soal UKK tahun 2019/2020 Paket 2

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang soal UKK Teknik Komputer dan Jaringan tahun pelajaran 2019/2020, soal ini agak sedikit berbeda dengan soal Uji Kompetensi di tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, semua paket soal dibuat dengan memanfaatkan 2 buat router Mikrotik....nampaknya pembuat soal (Kementerian pendidikan) mulai fokus ke penggunaan Mikrotik.

sebenarnya ada 4 paket, tetapi karena siswa mayoritas memilih untuk mengerjakan paket 2, maka kita fokus nya ke paket 2 saja... untuk paket lainnya nanti kalo ada kesempatan.


Ok, basa-basi nya cukup...!!!

Kita langsung saja ke pembahasan soal.

agar tidak bingung, silahkan mendownload paket soal Teknik Komputer dan Jaringan Disini, atau bisa langsung menuju ke website psmk.kemdikbud.go.id

topologi jaringan yang akan dibuat adalah sebagai berikut :



Adapun gambaran umum dari topologi tersebut adalah sebagai berikut:
  • Router 1 bekerja sebagai gateway ke internet, Hotspot Server, DHCP Server, dan layanan VLAN ke Router 2
  • Router 2 bekerja selayaknya sebuah Switch Manageable, dimana akan meneruskan paket VLAN ke port yang sudah ditentukan.
  • Router 1 menuju internet menggunakan Routing Static
  • Client yang terhubung dengan kabel di router 2 pada port 2 dan 3 akan mendapatkan IP 192.168.40.xx/24 sedangkan yang terhubung ke port 4 akan mendapatkan IP 192.168.60.xx/24, dan ini sesuai dengan setting VLAN pada Router 1.
  • Client yang akan tersambung via jalur wireless harus memasukkan password 12345678 agar dapat tersambung ke jaringan, kemudian dapat terkoneksi ke internet jika sudah login menggunakan login hotspot.
  • masing-masing user memiliki kecepatan yang bervariasi antara 128kbps, 256kbps dan 512kbps
  • halaman login wajib diedit setidaknya dapat menampilkan tulisan "Selamat datang di hotspot SMK XXX"  
 kita awali dengan me reset kedua router agar benar-benar fresh.
[admin@MikroTik] > system reset-configuration no-defaults=yes
Sebelum mulai setting lebih jauh, kita perlu menentukan identitas router agar tidak bingung saat di setting nantinya

Perintah di terminal pada router 1 : /system identity set name=router1
Perintah di terminal pada router 2 : /system identity set name=router2

ok, kita mulai dari setting router 1 sebagai gateway


Langkah 1 : Tambahkan Interface VLAN pada ether 2

Perintah di terminal :
[admin@router1] > interface vlan add interface=ether2 name=siswa vlan-id=10
[admin@router1] > interface vlan add interface=ether2 name=guru vlan-id=20

Langkah 2 : Tambahkan IP pada setiap Interface VLAN

Perintah di terminal :
[admin@router1] > ip address add address=192.168.40.1/24 interface=siswa
[admin@router1] > ip address add address=192.168.60.1/24 interface=guru 


 Langkah 3 : Setting interface Wireless Lan agar dapat digunakan sebagai Access Point

Perintah di terminal :
setting profil keamanan
[admin@router1] > interface wireless security-profiles add name=aman mode=dynamic-keys authentication-types=wpa-psk,wpa2-psk wpa2-pre-shared-key=12345678 wpa-pre-shared-key=12345678

setting interface wireless
[admin@router1] > interface wireless set 0 mode=ap-bridge ssid=ukk frequency=2452 security-profile=aman

Langkah 4 : Setting IP pada interface wlan1
Perintah di terminal :
[admin@router1] > ip address add address=192.168.20.1/24 interface=wlan1

Langkah 5 : Setting DHCP Client agar router 1 bisa memperoleh IP dari ISP
Perintah di terminal :
[admin@MikroTik] > ip dhcp-client add interface=ether1 add-default-route=no use-peer-dns=yes disabled=no


Langkah 6 : Setting Routing Static agar dapat terkoneksi ke internet
Perintah di terminal :
[admin@router1] > ip route add gateway=13.13.13.1
Keterangan :
IP 13.13.13.1 adalah IP gateway yang diberikan oleh ISP jadi bisa saja berubah sesuai dengan alokasi dari ISP 

Langkah 7 : aktifkan NAT agar router dapat membagikan koneksi internet ke jaringan di bawahnya
 Perintah di terminal:
[admin@router1] > ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade


Langkah 8 : Setting DHCP Server pada interface VLAN dan wlan
Perintah di terminal :
  • Pada interface VLAN siswa
 [admin@router1] > ip dhcp-server setup
Select interface to run DHCP server on dhcp server interface: siswa
Select network for DHCP addresses

dhcp address space: 192.168.40.0/24
Select gateway for given network

gateway for dhcp network: 192.168.40.1
Select pool of ip addresses given out by DHCP server

addresses to give out: 192.168.40.10-192.168.40.50 
Select DNS servers

dns servers: 118.98.115.69,118.98.115.70
Select lease time

lease time: 10m


  • Pada Interface VLAN guru
 [admin@router1] > ip dhcp-server setup
Select interface to run DHCP server on dhcp server interface: guru
Select network for DHCP addresses

dhcp address space: 192.168.60.0/24
Select gateway for given network

gateway for dhcp network: 192.168.60.1
Select pool of ip addresses given out by DHCP server

addresses to give out: 192.168.60.10-192.168.60.50 
Select DNS servers

dns servers: 118.98.115.69,118.98.115.70
Select lease time

lease time: 10m


  •  Pada Interface wlan1
 [admin@router1] > ip dhcp-server setupSelect interface to run DHCP server on dhcp server interface: wlan1
Select network for DHCP addresses

dhcp address space: 192.168.20.0/24
Select gateway for given network

gateway for dhcp network: 192.168.20.1
Select pool of ip addresses given out by DHCP server

addresses to give out: 192.168.20.10-192.168.20.50 
Select DNS servers

dns servers: 118.98.115.69,118.98.115.70
Select lease time

lease time: 10m


Langkah 9 : Setting Hotspot pada interface wlan1
Perintah di terminal :
ip hotspot setup  

kemudian ikuti sesuai petunjuk yang diberikan oleh router, bagian yang perlu diperhatikan adalah pada interface, gunakan wlan1 dan DNS Name, gunakan portalsmk.sch.id

Langkah 10 : Buat profil user dengan kecepatan 512k, 256k, dan 128k
Perintah di terminal :
[admin@router1] > ip hotspot user profile add name=batas-512 rate-limit=512k
[admin@router1] > ip hotspot user profile add name=batas-256 rate-limit=256k
[admin@router1] > ip hotspot user profile add name=batas-128 rate-limit=128k


Langkah 11 : Buat 3-5 User dengan kecepatan yang berbeda sesuai profil user yang telah dibuat
 Perintah di terminal :
[admin@router1] > ip hotspot user add server=hotspot1 name=kepalasekolah password=123 profile=batas-512
[admin@router1] > ip hotspot user add server=hotspot1 name=guru password=456 profile=batas-256

[admin@router1] > ip hotspot user add server=hotspot1 name=siswa password=789 profile=batas-128

Langkah 12 : ubah tampilan halaman login menjadi setidaknya terdapat tulisan "SELAMAT DATANG DI SMK XXX"

Proses ini membutuhkan pengetahuan dasar untuk mengedit halaman html menggunakan text editor. Text editor yang disarankan yaitu Notepad++, selain ringan, file nya juga kecil saat diinstall.

caranya, buka menu file di winbox, kemudian cari file yang bernama login.html, copy ke dalam komputer dengan cara mengklik icon copy di menu bagian atas, edit seperlunya, kemudian upload kembali file login tersebut ke Mikrotik pada direktori yang sama.


Sampai disini, seharusnya Router 1 sudah dapat digunakan sebagai gateway internet, DHCP Server sekaligus menjadi wireless hotspot

selanjutnya kita beralih ke Router 2

Langkah 1 : Buat Interface Bridge
Perintah di terminal :
[admin@router2] > interface bridge add

Langkah 2 : asosiasikan port 1-4 ke interface bridge yang sudah dibuat
Perintah di terminal : 
[admin@router2] > interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether1
[admin@router2] > interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether2
[admin@router2] > interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether3
[admin@router2] > interface bridge port add bridge=bridge1 interface=ether4

Langkah 3 : setting switch agar dapat menghantarkan informasi VLAN dari router 1
Perintah di terminal : 
[admin@router2] > interface ethernet switch vlan add switch=switch1 vlan-id=10 ports=ether1,ether2,ether3
[admin@router2] > interface ethernet switch vlan add switch=switch1 vlan-id=20 ports=ether1,ether4

Langkah 4 : Atur agar ether1 dapat menjadi interface VLAN Trunk
perintah di terminal :
[admin@router2] > interface ethernet switch port set 0 vlan-mode=secure vlan-header=add-if-missing 

Langkah 5 :  atur agar ether2 dan ether3 dapat memperoleh informasi VLAN 10 dari router 1
perintah di terminal :
[admin@router2] > interface ethernet switch port set 1 vlan-mode=secure default-vlan-id=10 vlan-header=always-strip 

[admin@router2] > interface ethernet switch port set 2 vlan-mode=secure default-vlan-id=10 vlan-header=always-strip  


Langkah 6 :  atur agar ether 4 dapat memperoleh informasi VLAN 20 dari router 1
perintah di terminal :
[admin@router2] > interface ethernet switch port set 3 vlan-mode=secure default-vlan-id=20 vlan-header=always-strip

Langkah 7 :  tes hasil settingan
seharusnya saat komputer terhubung ke Router 2 melalui port 2 atau 3, maka IP yang diperoleh adalah 192.168.40.xx, kemudian saat terhubung ke port 4, maka IP nya adalah 192.168.60.xx

jika terhubung ke jalur wireless, maka komputer maupun smartphone akan memperoleh ip 192.168.20.xx dan hanya bisa tersambung ke internet setelah berhasil login hotspot. 

Seharusnya pekerjaan penyelesaian soal paket 2 ini sudah selesai, jika ada pertanyaan, silahkan tuliskan pada kolom komentar dibawah ya

UPDATE: 
tutorial dalam bentuk video silahkan langsung klik https://youtu.be/0XUkt6zXVW4

Sekian 
Baubau, 16 Januari 2020

1 komentar:

  1. Jika pada vlan guru dan siswa tidak dapat ip permasalahannya dimana

    BalasHapus