Internet Gratis menggunakan Antena Parabola TV - Simple Blog Easy Blog

Latest

Pokoknya, Semuanya Dikemas Secara Simple, Agar Easy untuk Dibaca....

04 Mei 2014

Internet Gratis menggunakan Antena Parabola TV

Internet Gratis menggunakan Antena Parabola TV
artikel kali ini saya akan share tentang Internet Gratis menggunakan Antena Parabola.
Ya, antena parabola yang biasanya digunakan untuk menonton acara televisi satelit. Berinternet dengan metode ini bukanlah hal baru. Sudah banyak yang menggunakan nya sejak tahun 2000an, mungkin sebelum itu......beberapa artikel yang bertebaran kebanyakan ditulis sekitar tahun 2000an.
Namun pada kesempatan ini, saya akan share kembali tentang internet one way via Satelit menggunakan Antena Parabola.

Pada prinsipnya, internet one way ini seperti kita menadah air hujan yang turun dari langit. Artinya, kita tidak bisa memilih konten yang kita inginkan atau istilahnya mengirimkan request ke satelit, kita hanya bisa menerima data yang dipancarkan dari satelit. teknik seperti ini biasa disebut Grabbing. Grabbing dimaksud adalah melakukan download data yang dipancarkan dari satelit. Data ini sebenarnya adalah data yang direquest oleh orang lain yang menggunakan layanan internet via VSAT. biasanya, pengguna VSAT ini kebanyakan adalah orang-orang dari pelosok timur (Pengalaman, tiap kali saya lakukan grabbing, banyak yang sedang upload foto nya, dan kebanyakan wajah-wajah papua..), maupun di daerah yang susah dijangkau oleh jalur internet konvensional (via kabel).
oh ya, sebelum masuk ke cara internet gratis nya, perlu diketahui, bahwa kegiatan internet one way atau grabbing, tidak menggunakan web browser (Firefox, Internet Explorer, Safari, Chrome, dll) untuk berinternet. dan jangan harap bisa membuka facebook, twitter dan sebagainya. Software yang kita gunakan untuk grabbing ini adalah Sky Grabber atau Skynet. untuk memudahkan, gunakan saja Skygrabber.
selain software, dibutuhkan juga beberapa Hardware atau perangkat keras, karena kita ingin mencuri data dari satelit. perangkat keras yang dibutuhkan yaitu :
  1. Komputer / Laptop
  2. Antena Parabola Lengkap dengan LNB
  3. DVB Card
  4. Kabel RG6 untuk sambungan dari LNB ke DVB Card dengan panjang yang cukup.
1. Komputer/laptop

Komputer memang wajib ada, karena disinilah data-data dari satelit tersimpan. Spesifikasi minimal yaitu pentium 3 dengan kecepatan 700MHz, RAM 256 MB, OS Windows XP, dan Hardisk minimal 20 GB (kapasitas 20 GB untuk persiapan penyimpanan data hasil Grabbing). Spesifikasi yang direkomendasikan tentunya diatas itu. jaman sekarang sudah sangat gampang memperoleh komputer/laptop dengan spesifikasi seperti itu.

2. Antena Parabola Lengkap dengan LNB (tanpa receiver)
Internet Gratis menggunakan Antena Parabola TV
Namanya juga berhubungan dengan Satelit. pastinya membutuhkan antena untuk menangkap sinyal. Ukuran antena minimal 8 feet, tergantung lokasi geografis. oh ya, untuk LNB, untuk tutorial ini, kita gunakan saja LNB C-Band dengan target Satelit Palapa D. bagi yang sudah punya antena parabola, gunakan saja antena itu, kebanyakan juga sudah diarahkan ke satelit palapa D di koordinat 113 derajat BT dan rata-rata di indonesia menggunakan LNB C-Band. Tapi kalo baru beli dan belum dipasang, akan lebih bagus minta penjualnya supaya dipasangkan langsung. kalo mau calling saya juga bisa, khusus untuk area Kota Baubau. baru belajar juga untuk mengarahkan antena. Tapi makin sering dilakukan pasti akan makin lancar pointing antena nya...
oh ya, antena parabola yang digunakan tidak perlu lagi Receiver, karena kita akan menggunakan DVB Card, baik untuk Grabbing, maupun nonton TV. Harga antena parabola plus LNB C-Band cukup bervariasi tergantung daerah, dan merk nya. pengalaman saya beli di Kota Baubau (tahun 2013), perangkat antena (Dish) solid + LNB C-Band dapatnya seharga 750 ribu. kalo di jawa, pasti lebih murah, kisaran 400-500 ribu

3. DVB Card
Internet Gratis menggunakan Antena Parabola TV
 Perangkat ini lah yang digunakan sebagai pengganti Receiver parabola. Dengan alat ini, kita tidak hanya sebatas menggunakan Antena parabola untuk menonton TV melalui komputer, tapi juga untuk berbagai fasilitas lain, salah satu nya Grabbing yang sedang kita bahas di artikel ini. Beberapa pengguna di seluruh dunia, menggunakan DVB Card untuk menjebol kode enkripsi dari siaran berbayar, kebanyakan biar bisa nonton bola secara gratis. biasanya mereka menambahkan VGA Card kelas atas. Merk DVB Card yang paling banyak dipakai adalah Technisat Skystar. ada versi USB, ada juga versi PCI. Harga dari perangkat ini kirasan 800-900 ribu (saya beli di tahun 2013 dengan harga Rp.800.000). memang sih agak mahal, tapi sebanding dengan kemampuannya.


4. Kabel

Sudah jelas antena membutuhkan kabel untuk mengantarkan sinyal ke DVB Card agar dapat diproses. kabel yang dianjurkan adalah kabel RG6. kabel ini paling sering digunakan untuk transmisi sinyal untuk televisi maupun parabola. banyak juga diaplikasikan untuk pemasangan kamera CCTV. pastikan panjang kabel mencukupi. kurangi sambungan yang tidak perlu untuk mencegah penurunan sinyal. harga kabel juga bervariasi, untuk harga standar kota Baubau, dapat nya Rp.1.500,- / meter

setelah semua sudah siap, tinggal dipasang. DVB Card diinstall driver nya ke komputer, pastikan software "Setup4PC" terinstall dengan benar di komputer anda. kemudian DVB Card dihubungkan Ke antena parabola, langsung seperti halnya memasang pada receiver dvb untuk televisi.

Setelah semua terpasang (dengan asumsi antena parabola sudah pas mengarah ke satelit palapa D di koordinat 113ยบ BT), jalankan aplikasi Setup4PC, masuk dari Start - All Programs - Technisat DVB - Setup4PC. Nanti akan muncul tampilan seperti ini :
Pertama kali dijalankan, daftar satelit yang muncul, belum ada satelit palapa D, untuk itu perlu ditambahkan satelit Palapa D. Klik Add pada group Satellite, akan muncul seperti ini :
Masukkan sesuai parameter pada gambar di atas:
Satellite Name : Palapa D
LOF 1 : 5150
Switch : 0
DiSEqC  : tergantung kondisi, jika tidak menggunakan perangkat DiSEqC, cukup pilih None, tapi jika menggunakan DiSEqC, sesuaikan dengan port DiSEqC yang dipakai. kondisi nya sebagai berikut :
1. jika menggunakan Mini DiSEqC yang 2 Port, silahkan pilih Simple A atau Simple B, tergantung dari port mana yang digunakan untuk LNB yang mengarah ke Satelit Palapa D.
2. Jika menggunakan DiSEqC 4 Port, silahkan pilih Pos A - Opt A (Port 1), Pos A - Opt B (Port 2), Pos B - Opt A (Port 3), Pos B - Opt B (Port 4). Sesuaikan dengan port yang disambungkan ke LNB yang mengarah ke Satelit Palapa D.

Setelah setting satelit, selanjutnya, tambahkan transponder. Transponder ini ditambahkan untuk memudahkan pengecekan sinyal, jadi setiap kali aplikasi Setup4PC dijalankan, akan otomatis mengarah ke Frekuensi transponder yang sudah ditambahkan sebelumnya. Klik tombol Transponder Management, akan muncul tampilan berikut :



Klik tombol Add, akan muncul tampilan berikut :
Perhatikan pada pengaturan diatas.
1. Pilihan satelit, arahkan ke satelit Palapa
2. Transponder : 3830
3. Symbol Rate : 12600
4. FEC : Auto
5. Polarity : Horizontal
6. DiSEqC : pastikan sudah sesuai dengan pengaturan satelit yang sudah dilakukan sebelumnya.

berikutnya cek sinyal yang masuk pada bagian Signal Quality. perhatikan juga SNR nya, pastikan diatas 7dB untuk mengurangi Discontinuity yang berlebihan. Discontinuity ini maksudnya, kesalahan (Error) pengiriman data dari satelit ke perangkat di bumi.makin banyak discontinuity nya, data yang diterima kebanyakan akan rusak.

Setelah mendapatkan cukup sinyal, lanjutkan menginstall software grabber. biar lebih mudah, pake saja Skygrabber. software dan cara setting, silahkan buka di topik berikutnya...artikel ini sudah terlalu panjang....biar pembaca tidak bosan. artikel berikutnya menyusul. 

Bagi yang masih penasaran, silahkan klik disini untuk membuka artikel lanjutan yaitu Skygrabber untuk Internet Gratis via Antena Parabola TV. jangan lupa, persiapkan hardisk yang cukup, karena data yang tersimpan dari hasil grabbing ini bisa mencapai 20 GB dalam waktu 2-3 jam saja.

33 komentar:

  1. Boleh dong minta penjelasan kata Grabbing. Terimakasih. Ini hp saya; Eka Widjaya 082324077350.

    BalasHapus
  2. maaf sy newbie,

    itu pakai modem usb lagi tdk?
    terus kalau mau internet bisa pakai firefox?

    terima kasih.

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Untk copy data via satelite..namanya juga menampung saja

      Hapus
  4. itu bukan internet gratis itu namanya nampung data kalie,internet kan harus dua arah rx ama tx,buat down ama up

    BalasHapus
  5. walah ribet... pake modem aja lewih penak....

    BalasHapus
  6. dvb CARD nya harga berapa pak, merek apa........ya dilanjut gitu kok nanggung....

    BalasHapus
  7. ini bukan hal baru.. puluhan tahun lalu juga udah tak coba.. sayangnya artikel ini kurang jujur.. harusnya dijelaskan kalo ini gak bisa buat browsing.. no http.. no ftp.. just grabbing..

    BalasHapus
  8. Wo.adayg sewot . Udah dibilang spt itu lhoapa gak dibaca seluruhnya

    BalasHapus
  9. Yang komen rata" gak baca artikel dg tuntas, sudah dijelasin dg jelas masih aja ada yg tanya. Ada yg komen penulisnya gak jujurlah.. Woai.. Baca baca...

    BalasHapus
  10. Perlu pendalaman materi untuk hal ini, karena sifatnya agak murah meriah dan bisa dimanfaatkan untuk banyak orang... Tks kirimannya.

    BalasHapus
  11. saya dengan saya punya kaka sering cari berita berita pake cara ini, di flores sini lebih dikenal dengan istilah teleteks

    BalasHapus
  12. sy baru tau ni, maklum jauh dr kota v promosi ke kampung2 mungkin menarik tu

    BalasHapus
  13. Beli box android satelit aja...semua udah beres

    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  15. Kalau terima beres berapa yg penting g bayar bulanan lagi

    BalasHapus
  16. Saya juga pernah mikir seperti itu, ketika saya mempunyai istri ditempat yang mau nonton tv hatus pake parabola, pikiran saya ketika itu parabola itukan ambil data langsung ke atas/satelit, nah dalam pemikiran saya kira satelit itu pake sistem down up, ternyata setelah baca dan googling, ternyata hanya bisa down saja seperti yang dijelaskan di artikel ini, saya kira artikel ini karena diawali dengan penjelasan penggunaannya pada tahun 2000an saya jadi tertarik membacanya sampai habis, ternyata sama saja, hanya bisa buat down saja. Bagi yang suka berkecimpung dengan file2 besar seperti film dsb pasti sangat berguna artikel ini, kalo pake internet provider kita akan dibatasi dengan kuota dan kecepatan akses,

    Buat penulis mungkin bisa ditambahkan penjelasan tentang kelebihan2 teknik ini, seperti 2 hal yg saya sebutkan di atas, kuota dan kecepatan akses, agar menepis komentar ga nyambung itu.

    BalasHapus
  17. Mantapp...tpi sayang parabolanya ada di kampung..jdi g bisa praktekin...

    BalasHapus
  18. thank info nya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  19. Menyedihkan juga membaca tanggapan yang asal ngomong. Apakah kemampuan membaca generasi sekarang begitu dangkal shg gak bisa mencerna tulisan secara runtut dan lengkap.
    Jadilah cerdas untuk terlihat pintar.

    BalasHapus
  20. ini buat saya sangat berguna,,,,, thank's

    BalasHapus
  21. gelar tiker... baca artikel sambil mulut mlompong.... soale gagap teknologi

    BalasHapus
  22. suatu hari komen tahun 2020 menunggu komen tahun 2030

    BalasHapus